Kamis, 20 Desember 2012

Penemuan UNIK, Kotoran Gajah Di Bali Dimanfaatkan Menjadi Pembuat Kertas

Berita Seru dan Unik
Blog Berita Seru, Aktual dan Unik
thumbnail Penemuan UNIK, Kotoran Gajah Di Bali Dimanfaatkan Menjadi Pembuat Kertas
Dec 21st 2012, 00:00

Hallo rekan pengunjung setia SerUnique.com, ada yang unik banget nich. Kotoran Gajah Di Bali Dimanfaatkan Menjadi Pembuat Kertas. Kotoran hewan memang mempunyai sisi manfaat bagi manusia, semisal dibuat untuk bahan pupuk kandang. Namun kali ini kotoran dari gajah digunakan untuk pembuatan kertas. Proyek aneh ini digagas oleh Tim Husband, yang sebelumnya bekerja sebagai penjaga kebun binatang di Australia. 
Proyek ini rencananya akan diadakan di Bali Safari and Marine Park. Dari survei diperoleh informasi bahwa gajah-gajah di sana setiap ekor menghasilkan kotoran sekitar 100 kg perhari. Dan menghabiskan rumput sebanyak 180 kg perhari. Proyek ini akan memanfaatkan bantuan dari penduduk sekitar, terutama dalam pengumpulan kotoran.
Seperti dilansir di International Business Times, untuk menghasilkan 15 kertas kualitas tinggi membutuhkan satu tumpukan kotoran gajah. Metode daur ulang kotoran menjadi kertas yang bermanfaat ini tidak hanya berlaku untuk kotoran gajah saja, tetapi dapat dipakai untuk hewan pemakan rumput lainnya. Di tahun 2005, Creative Paper Tasmania sudah berhasil untuk mengubah kotoran kangguru menjadi kertas dan alat tulis lainnya. Kotoran gajah tidak menghancurkan seluruh dedaunan yang mereka konsumsi, sehingga kotoran yang mereka keluarkan masih banyak mengandung serat. Dan serat-serta tersebut yang akan dibuat sebagai bahan dasar kertas. Uraian ini menunjukkan bahwa mengubah kotoran hewan menjadi kertas bukanlah upaya mustahil.
Keterangan yang diungkap oleh Ecology Global Network, pemanfaatan kotoran hewan menjadi kertas akan berkontribusi dalam penyelamatan lingkungan khususnya hutan. Kebutuhan kertas dunia mengalami peningkatan luar biasa, sebesar 400 persen dalam kurun waktu 40 tahun. Berarti telah terjadi penebangan hutan sekitar 4 miliar pohon, atau kira-kira 35 persen dari jumlah keseluruhan hutan di dunia.
Semoga artikel di atas akan menjadi bahan pengetahuan, pengalaman dan hiburan bermanfaat untuk anda. Jangan lupa ikuti artikel-artikel terbaru saya melalui Twitter @muktiplaza, Facebook di Facebook dan Google Plus di  +Mukti Effendi
Mukti Effendi

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions